Sugeng Rawuh !!!

Mari kita manfaatkan dunia teknologi dan internet untuk mempermudah kehidupan sehari-hari.

Rabu, 12 Oktober 2011

Video2MP3 ; Mudahnya Konversi Video ke MP3

Seiring dengan berkembangnya industri musik di luar maupun di dalam negeri, dan semakin munculnya band-band baru yang lahir di dunia permusikan, maka kebutuhan akan musik itu pun semakin meningkat. Manusia seperti sudah tidak dapat dipisahkan dengan musik. Bahkan, disetiap aktivitasnya selalu tak bisa terlepas dari daftar musik kesayangannya.

Fenomena ini tidak disia-siakan oleh para pembuat barang-barang elektronik, terutama handphone untuk berlomba-lomba mengisi fitur pemutar musik terbaik di handphone yang akan mereka keluarkan. Hampir dapat dipastikan kalau HP keluaran terbaru pasti ada fitur pemutar lagunya.

Dan tahu tidak sobat, apa ekstensi musik yang paling banyak diputar di handphone maupun komputer di dunia ini ? Jawabannya sudah pasti MP3.

Kebanyakan situs-situs di internet memang menyediakan musik-musik dalam format MP3. Tapi jika suatu saat kamu menemui file musik yang sangat manis, tapi formatnya masih dalam video seperti .FLV, MP4, maupun yang lainnya, kan jadi kurang portable. File-file video biasanya menguras memory karena kapasitasnya yang lumayan besar. Nah, agar file tersebut lebih ramah terhadap memory maka saran saya, konversi ke format MP3. Dan salah satu software yang saya rasa paling simpel adalah video2MP3. Software ini juga sangat cocok untuk konversi file hasil download dari youtube.com yang notabene formatnya adalah FLV.

Saya memilih software ini karena ukurannya yang kecil dan sangat simpel dalam penggunaannya. Tak perlu proses instalasi, dan yang pasti… “Freeware” Open-mouthed smile. Untuk yang sudah saya coba adalah versi 1.0.2 build 1.

Okey, langsung saja kita mulai perjalanan menikmati pengkonversiannya dengan Video2MP3.

1. Langkah pertama sudah pasti, harus tersedia software Video2MP3-nya. Kalau belum ya musti download dulu. Kalau malas gogling ya ikuti Link ini

2. Jika kamu dapati versi ZIP, maka seperti biasa musti diekstrak dulu. Dan setelah diekstrak, kamu akan dapati file seperti berikut :

video2MP3

3. Selanjutnya ???

Kita coba klik 2 kali pada Icon tersebut. Apa yah yang akan terjadi ? Thinking smile

Terrreeeeeeeeenggggg………Surprised smileSurprised smileSurprised smile. Ternyata yang muncul malah info kayak gini :

video2MP3 1

Apa maksud semua nih ???

Inti dari info tersebut adalah begini :

- pertama, File Video kamu pindahkan jadi satu folder dengan video2MP3 tadi.

video2MP3 2

- Setelah itu, Seret (drag) file Videonya ke File Video2MP3.

video2MP3 3

- Secara otomatis, Video2MP3 akan mengkonversi file tsb. Dan hasilnya, file Mp3 akan terbentuk jadi satu lokasi dengan direktori fila awalnya.

video2MP3 4

Mudah kan sobat ???

sebenarnya banyak sekali macamnya aplikasi yang fungsinya serupa, tapi untuk saya, software tersebut sudah memuaskan.

Sekian dan terimakasih !!!!

Senin, 10 Oktober 2011

Beragam Software Untuk Screen Capture (Mengeprint Layar)

Kamu ingin membuat tutorial tentang komputer, software, & aplikasi, tapi masih bingung cara menangkap gambar yang ada di layar (meng-capture Screen) ?

Sejak windows terinstal di kompie kamu, sebenarnya sudah ada yang namanya fitur print Screen. Yaitu meng-Capture layar kompie secara keseluruhan. Caranya adalah dengan klik Fn + Print Screen (prt sc). Tapi sebelumnya tentukan dulu layar windows yang akan di-Capture. Setelah itu buka Images Editor seperti Paint atau software lainnya. Dalam tutorial ini saya menggunakan “Paint” , bawaan dari windows.

Dan setelah dibuka, paste-kan disana (Ctrl + V). contoh hasilnya adalah seperti gambar berikut ini :

Capture with print screen

Tapi yah begitulah, harus keseluruhan dari layar komputer. Jadi agak repot, karena harus mengedit kembali.

Cara yang kedua lebih variatif fiturnya, yaitu dengan software yang sangat kecil dan ringan. Namanya adalah “Snipping Tool”. Software ini adalah favorit saya, karena sangat simpel, dan tidak banyak terdapat perintah, didalam penggunaannya.

Capture_2

Tampilannya juga terlihat simpel. Tinggal klik New, kemudian akan ada pilihan disana.

- Free Form Snip  = Untuk mengeprint layar dengan bentuk yang tidak tentu,   tergantung kamu menjalankan pointer mouse.

- Rectangular snip = Print layar dengan menentukan area yang akan diprint nantinya berbentuk kotak. Klik Pointer kemudian di-drag sampai daerah yang kamu inginkan.

- Windows Snip   = Print layar pada salah satu jendela windows.

-  Full Screen Snip = Print selayar penuh. Hampir sama dengan cara yang pertama.

Contoh tampilan dari Snipping Tool :

snipping Tool

Software lain yang bisa digunakan adalah ACDSee. Software ini saya katakan sangat lengkap fiturnya karena dari segi kapasitasnya memang agak besar, yaitu sekitar 12 MB. Sebenarnya, software ini fungsinya untuk menampilkan gambar, tapi di dalamnya ada fitur yang namanya Screen Capture. Banyak sekali pilihan yang ditawarkan disana. kamu bisa meng-capture area tertentu layar, meng-capture jendela windows, bahkan bisa juga mengcapture area-area kecil seperti toolbar, tombol, dll. Bahkan yang menjadi keunggulannya adalah ada waktu selang meng-capturenya yang bisa diatur.

Perhatikan langkah–langkah berikut ini :

1. Buka aplikasi ACDSee, mau versi berapapun sama saja. Kalau ada perbedaan, tidak akan jauh beda dengan tutorial ini. Tapi khusus untuk tutorial ini saya menggunakan ACDSee versi 8.

2. untuk mengaktifkan fitur Screen Capture, klik Tools >> Screen Capture… Maka kamu akan dihadapkan pada jendela seperti berikut ini :

ACDSee screen capture

3. Selanjutnya pilih pada tab Screen. Pilihannya ada bermacam-macam :

- Desktop  = Untuk Full Screen

- Window  = Entire window untuk satu jendela window beserta toolbar, menu, dll.

                   Content only untuk konten window yang sedang dibuka.

- Region   = Untuk daerah tertentu yang kamu tentukan dulu letaknya, atau ukurannya.

- Object   = Untuk objek tertentu seperti toolbar, taskbar, menu, dsb.

4. Kemudian tentukan timer yang akan dipilih berapa detik, atau bisa juga langsung pakai hotkey. Terserah mau pakai tombol keyboard yang mana. Seandainya kamu tulis M, maka ACDSee akan meng-capture nantinya saat kamu klik tombol M.

5. Jika sudah, langkah selanjutnya klik Start.Dan klik bagian yang kamu pilih.

Sekian dulu trik dari saya. Jika kurang puas dengan software-software yang ada diatas, kamu bisa searching sendiri di internet tentang aplikasi lain yang lebih mumpuni dan pas buat kamu. Ini hanya sekedar referensi saja dari saya.

Download artikel diatas di sini

Semoga bermanfaat !!!

Senin, 03 Oktober 2011

Trik Membuat Icon dari gambar dengan IcoFX


Jika kamu suka mengubah-ubah tampilan di komputer kamu, termasuk tampilan icon, maka software ini patut kamu coba untuk membuat icon seperti yang kamu inginkan. Nama software tersebut adalah IcoFX.
IcoFX
IcoFX adalah sebuah software pembuat Icon yang cukup lengkap dan mumpuni. Bisa kamu download gratis di situsnya http://icofx.ro/. Kalau mau yang fleksibel, silakan cari yang versi portable saja.
Oke, langsung saja kita mulai. Tapi untuk praktek awal, kita akan mencoba mengkonversi dari file gambar (*.JPEG, *.JPG, *.PNG, *.GIF, *.ani, *.BMP, atau ekstensi lainnya), ke ekstensi *.ico, (untuk OS Windows) atau *.icns (untuk OS Macintosh). Ini adalah langkah paling sederhana untuk membuat ICON.
1. Pertama buka aplikasi icoFX.
2. Selanjutnya, buka file image (gambar) dengan klik File >> Open (Ctrl + O).
3. Cari gambar yang akan kamu konversi menjadi icon. Untuk trik kali ini saya menggunakan gambar “Smile”. Pastikan pada “File Of Type” sedang menunjukkan file “Images”. Dan klik Open !
IcoFX 1
4. Selanjutnya kamu akan disambut oleh tampilan New Image, kita pilih saja defaultnya yaitu “True Color + Alpha Channel (32 bits)” dan pada Size adalah 48 X 48. Dan klik OK.
IcoFX 2
5. Pada Advance Import,  klik saja OK !!! IcoFX 3
6. Ok, Sekarang kamu dah berhasil membuat Icon-mu. Tinggal di Save As aja.
IcoFX 4
7. Dan tampilan di sistem operasi windows adalah seperti ini
IcoFX 5
lumayan Cantik kan…!!!
Malas untuk membaca halaman ini, download aja triknya di sini
Sekian dulu trik dariku. Untuk trik yang lain seputar pembuatan icon akan saya kupas pada postingan selanjutnya.

Jumat, 30 September 2011

USB Defender, Si Penghalau Virus Autorun

 

Sudah menjadi rahasia umum jika saat ini penyebaran virus lewat USB Flashdisk menempati jajaran tertinggi. USB sangatlah rawan dijadikan transit virus untuk disebarkan dari komputer satu ke yang lainnya. Lewat sebuah jalan yang bernama “autorun.inf”, virus akan secara otomatis masuk ke dalam komputer dari sebatang USB Flashdisk yang saat itu dicolokkan.

Nah, kali ini saya akan membagikan sedikit tips bagi kamu, agar ketika sebuah Flashdisk kamu colokkan di komputer kesayanganmu, tak ada rasa cemas lagi, “ Wah, jangan-jangan Flashdisk ini berisi ribuan virus yang siap menghancurkan sistem komputer gue ?/@##????”, caranya adalah dengan menggunakan satu software yang bernama USB Defender.

Memang, virus itu bagaikan hantu yang bakal bikin bulu kuduk berdiri semua, apalagi jika sudah berhubungan dengan file-file yang sifatnya sangat penting. Wah, bakalan jadi seperti musuh besar dalam menghadapinya.

Ok, langsung saja kita mulai penggunaan USB Defendernya.

- Pertama pastinya kita harus download dulu softwarenya. Silakan googling sendiri saja. Atau kunjungi softpedia.com dan cari di situs tersebut (kemarin saya carinya juga di Softpedia).Atau bisa juga lewat sini

- Setelah didownload maka kamu akan mendapati file ZIP yang ukurannya sekitar 400 kb. Boleh diekstrak, ataupun langsung open dengan winRAR dan double klik filenya yang bernama usbdefender.exe. Tidak akan ada proses installasi karena software ini portable sifatnya.

usb defender

- Jika Flashdisk kamu sudah tercolok, maka secara otomatis akan tampil dan dipilih oleh USB Defender.

- Selanjutnya tinggal klik Protect (Reptotect). Maka flashdisk kamu telah diproteksi oleh USB Defender.

Untuk menaikkan tingkatan proteksinya, maka kamu centangi saja pada opsi “Pro method”, asalkan kamu saat itu posisinya adalah seorang administrator. Kemudian klik lagi “Reprotect”.

Sebelum   kamu centangi pro method, di sana akan tertulis Protected: 4/5, tapi setelah dipilih centangnya maka akan tertulis “protected: 5/5”. Artinya kamu telah memasang 5 tingkatan proteksi (proteksi maksimal) untuk USB kamu.

Selanjutnya, secara biasa tidak akan ada perubahan pada tampilan flashdisk kamu. Tapi coba lakukan langkah berikut pada windows explore, klik Tools >> Folder Options. dan pada tab View, hilangkan centang pada opsi hide protected operating system files (recommended), dan klik Apply. maka akan terdapat sebuah file bernama AUTORUN.INF, dan itulah hasilnya.

autorun

Sepintas memang seperti tak ada manfaatnya file tersebut. Tapi di dunia pertarungan antar script di dalam Flashdisk sana, folder tersebut akan sangat membantu kamu.

Dan file tsb sangat aman dari gangguan orang lain karena tak ada yang mampu membukanya, apalagi menghapusnya. Ketika file tsb diklik double maka akan muncul peringatan seperti tampak pada gambar di bawah ini.

autorun denied

Satu catatan bagi kamu, sebenarnya dengan cara ini flashdisk kamu tetap bisa dimasuki virus. Hanya saja virus tersebut tidak bisa secara langsung masuk ke dalam kompie yang dicoloki.

Sekian dulu tips dari saya. Semoga bermanfaat !!!

Sabtu, 10 September 2011

Agar Dokumen Word Tersimpan Otomatis [AutoRecovery Save]

 

Pernahkan kamu mengalami hal seperti ini, sedang asyik mengetik tiba-tiba listrik untuk sambungan komputer kamu padam. Padahal kamu sudah capek mengetik berpuluh-puluh lembar page, dan tinggal beberapa lagi. Pastinya kamu akan jengkel menghadapi hal semacam itu, sambil berharap-harap cemas semoga data yang telah kamu ketik tadi tidak semuanya amblas dari harddisk.

Dahulu, saran dari teman-temanku, untuk menghindari hilangnya data saat tiba-tiba listrik padam ya sesering mungkin melakukan Save, toh cuma pencet tombol Ctrl + S saja kan ? Tapi ternyata cara tersebut dirasa masih kurang efektif, karena harus bolak-balik pencet tombol save atau [Ctrl+S].

Dan ternyata Microsoft Word telah menyediakan fitur yang bernama “AutoRecovery Save”. Bagaimana mengaktifkannya ? Silakan ikuti langkah berikut jika ternyata MS Word yang ada di komputer kamu belum disetting.

1. Pertama buka MS Word, dan langsung klik “File”>>”Word Options”.

2. Pilih Tab “Save” pada deretan pilihan di sebelah kiri jendela.

word autosave

3. Selanjutnya Centangi pada “Save AutoRecover information every”, dan tentukan mau tiap berapa menit MS Word melakukan save otomatis.

4. Untuk letak file AutoRecover, dibiarkan saja menurut defaultnya. Biasanya letaknya adalah di C:\Users\[nama user]\AppData\Roaming\Microsoft\Word.

5. Terakhir klik OK !!!

Nah, sekarang kamu tak perlu cemas lagi jika tiba-tiba kok ada masalah dengan pasokan listrik ke komputer kamu, data hasil ketikan kamu takkan lenyap.

Semoga bermanfaat !!!

Trik berinternet tanpa batas dengan UltraSurf

Suatu saat barangkali kamu pernah yang namanya surfing di dunia maya dengan menggunakan koneksi internet dari suatu sekolah, universitas, atau kantor. Lalu kamu tidak bisa mengakses halaman dari suatu situs tertentu, dan muncul peringatan dari admin jaringan bahwa kamu tidak bisa masuk ke halaman yang telah diblok tersebut. Hal tersebut tujuannya agar pengguna internet tidak bisa masuk ke situs-situs yang dinilai terlalu mengasyikkan, jadi penggunanya nanti malah asyik berinternet dan melupakan kewajibannya sebagai seorang pekerja kantor, atau pelajar. Atau bisa juga, blocking dilakukan untuk membatasi akses yang dianggap negatif oleh admin jaringan. Semisal situs-situs porno.

Tapi yang kadang bikin jengkel adalah admin tersebut terlalu banyak membatasi (blok) situs-situs yang sebenarnya tidak berbahaya, dan kita sangat membutuhkannya. Semisal, saya pernah ingin membuka situs jejaring sosial Facebook, tapi yang muncul malah pernyataan spt berikut ini :

forbidden

Nah, sedikit solusi nih. Ada suatu software untuk menyembunyikan IP kompie kita, sekaligus menembus hadangan dari pihak admin. Namanya adalah UltraSurf.

Ultrasurf merupakan software free dan sifatnya portable, yang fungsinya untuk menghindari blocking, atau meloncati [bypass] proksi jaringan lokal internet yang kamu gunakan. Software ini cara kerjanya dengan sistem tunelling, atau memanfaatkan celah dari jaringan lokal yang sedang digunakan agar terhindar dari blocking jaringan tsb.

Mari kita simak tutorial penggunaannya :

1. Pertama, download dulu softwarenya. ukurannya hanya sekitar 1 MB. Silakan download di sini

2. Selanjutnya, kita harus terhubung dengan internet/jaringan lokal yang kita minta’in koneksinya tsb.

3. Jalankan program Ultrasurfnya.

ultrasurf

Jika pada program ultrasurf tadi telah tertulis Connection succesfully dan akan muncul browser situshostnya ultrasurf tadi, berarti kamu telah berhasil melakukan tunelling atau bypass proksi, dan kamu bisa berinternet dengan bebas tanpa adanya blocking dari pihak admin jaringan lokal anda.

Tapi tunggu dulu, sebelum surfing internet tanpa adanya bloking, ada baiknya kita chek dulu di bagian setting apakah sudah berubah. Di bagian internet Connection akan mengalami perubahan seperti (GBR)

Tapi satu hal yang perlu dicatat, tak selamanya proses tunelling menggunakan UltraSurf ini berhasil dengan mulus, penyebabnya bisa karena server jaringan kamu maupun jaringan ultrasurf sedang mengalami masalah (perbaikan), atau jaringannya sedang lambat, maklum layanan ini diberikan secara gratis, jadi penggunanya sangatlah banyak diseluruh dunia.

Jika terjadi kegagalan maka close dulu programnya, dan cek setting internetnya mesti berada pada kondisi awal dulu. Selanjutnya jalankan kembali softwarenya. Jika masih gagal juga, mungkin ada penyebab lainnya. Diantaranya  yaitu karena adanya blocking dari antivirus kamu. Kadang-kadang antivirus menganggap program ini layaknya virus atau backdoor.

Solusinya, disable dulu antivirus yang ada, kemudian UltraSurfnya dijalankan. Dan setelah berhasil, kembali dihidupkan (enable) antivirusnya. Tapi terkadang dengan langkah tsb, AV masih mengenalinya sebagai virus. Maka langkah selanjutnya adalah meng-enable program tsb agar bisa berjalan bersandingan dengan AV yang ada di kompie kamu.

Semoga bermanfaat !!!

Trik ++

Kamis, 08 September 2011

Mengenal seluk beluk “The Death Pixel” pada layar LCD

Bagi teman-teman yang menggunakan Layar LCD pada Laptop, Notebook, atau Komputer, maka akan dihadapkan dengan sebuah penyakit yang menyerang LCD. Penyakit tersebut mempunyai julukan “Death Pixel”.

Death Pixel dapat dikatakan adalah bagian pixel dari LCD yang mati. Bentuknya bisa berupa titik berwarna hitam, putih, atau warna lainnya. Tapi yang paling sering adalah titik dengan warna hitam.

Penyebab dari “Death Pixel” dapat bermacam-macam, diantaranya karena kotoran yang mengendap di layar (jarang dibersihkan), atau karena menyentuh/ nyolek-nyolek LCD terlalu keras. Dia itu sangat sensitif, guys. Jadi jangan terlalu sering dicolek-colek. Jika ingin membersihkan LCD, gunakanlah kain katun yang lembut, dan bisa ditambahkan sedikit air agar lembab. Akan lebih bijaksana lagi jika LCD dilindungi dengan yang namanya “LCD Protector”.

Sebenarnya saya ingin  memberikan gambar contoh dari “Death Pixel” yang ada di laptop saya sendiri (layarku sudah terserang di beberapa titik), tapi ternyata titik tersebut tidak bisa di ambil, meskipun sudah menggunakan Snipping Tool, & Screen Capture.

Tapi untuk mengetahui layar kamu terserang death pixel atau tidak, ada cara simpel. Ikuti langkah berikut.

1. Pertama, kita harus bersihkan tampilan layar dari taskbar dan Shortcut. caranya, untuk menyembunyikan taskbar, klik kanan pada taskbar lalu pilih properties. Lalu pada taskbar appearance centangi pada opsi Auto-hide the Taskbar.

Sedang untuk menyembunyikan desktop icon (shortcut), maka klik kanan sembarang pada background layar, klik View, lalu hilangkan centang pada opsi show desktop icon.

Nah, sekarang dah bersih layar kamu…!!!

2. Selanjutnya kita ubah background layar menjadi warna tunggal. caranya : klik  kanan sembarang tempat. pilih personalize. (Nih, saya pake windows 7 lho prend…)

- Selanjutnya klik pada Desktop Background.

- Pada pictures location cari pilihan yang bernama Solid Colors :

solid colors

Selanjutnya tinggal kita pilih solid colors-nya satu per satu. Jika hendak mencari Death pixel yang kemungkinan berwarna hitam, maka klik pada background warna Putih, begitu juga dengan yang lainnya. Coba saja satu per satu warnanya sambil berharap semoga tak ada bencana yang bernama “The Death Pixel”.

Satu hal yang perlu diingat, tips di atas hanya sekedar untuk mengecek ada tidaknya pixel mati di LCD kamu. Ia adalah sebuah harga mati, maksudnya jika sudah terjadi dan jumlahnya sudah banyak, maka tak ada solusi lain kecuali harus ganti yang baru. Tapi untuk langkah awal, kamu bisa pergi ke service center dulu, minta keputusan terefektif dan terbaiknya mau gimana.

Sekian info dari saya, semoga membantu…!!!