Sugeng Rawuh !!!

Mari kita manfaatkan dunia teknologi dan internet untuk mempermudah kehidupan sehari-hari.
Tampilkan postingan dengan label Keamanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Keamanan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 November 2011

Trik Agar Konten File PDF tidak bisa diCopy-Paste

 

Hai, sobat !!! Kalian pasti sudah pada ngerti dengan file berakhiran *.pdf kan ? File yang dapat dikatakan sebagai elektronik book yang sangat familiar di dunia ini.

Nah, jika kamu suka membuat (create) dokumen berformat *.pdf, dimana file tersebut berisi gambar, atau  tulisan, tapi kamu tidak mau jika orang lain sampai mengambil, atau copy paste konten di dalamnya, maka ikuti langkah berikut ini !!!

1. Pertama siapkan software pembuat PDF bernama PDF Creator. Jika belum punya, Download Di sini.

2. Buka Pdf Creator.

3. Buka file yang akan dibuat file .PDF, dengan cara klik pada Add, atau klik  Ctrl+Insert. Cari file, dan pilih All Files (*.*) pada format file yang akan dicari, serta terakhir klik Open.

Untuk file MS Word bisa dengan cara lain yaitu, buka file .docx-nya, kemudian klik Ctrl-P (print). Lalu pada Printer name pilih PDf Creator (jika PDF Creator telah terinstal, otomatis akan ada). Selanjutnya klik OK.

4. Kita kembali ke jendela PDF Printer. Klik “Printer”, kemudian Options (Ctrl+O).

5. Pada Format, klik PDF dan kemudian pada jendela sebelah kanan klik tab Security.

password pdf

6. Centangi pada use security.

pada Encryption Level, pilih pada High…

dan pada password, centangi pada Password required to change permission…..

pada Disallow User To, klik Copy text and Images.

dan terakhir klik SAVE.

7. Selanjutnya kita akan dikembalikan ke jendela PDF Creator lagi. Tinggal klik save saja disana.

password pdf 2

8. pada “Save As”, ketik nama untuk dokumen PDF kamu, kemudian “save”.

9. dan akan muncul kotak untuk mengisikan password. Pilih password yang kamu inginkan. Terakhir klik OK.

password pdf 3

Setelah prosesnya selesai, coba kamu buka file *.PDF yang telah dibuat barusan, kemudian dicopy-paste, pasti tidak akan bisa.

Sekian, semoga bermanfaat !!!

Jangan lupa kasih koment !!!

Senin, 31 Oktober 2011

Trik Mengamankan Folder, File dari User Lain Dengan Enkripsi Data

 

Komputer yang kita pakai terkadang tidak hanya digunakan oleh kita seorang, melainkan digunakan secara “berjamaah”, atau dapat dikatakan multi user. Sedangkan data di dalam harddisk tidak selamanya boleh dikorek-korek oleh publik (user lain). Karena kita juga butuh privasi kan ??? So, bagaimana cara termudah dan tersimpel mengamankan data kita dari jamahan orang lain ?

Sejak Windows Vista dirilis, para pengguna komputer lebih terjaga privasinya karena dilengkapi dengan fitur Enkripsi data. Dan fitur tersebut dilanjutkan terus sampai sekarang yaitu Windows 7. Nah, File yang telah dienkripsi itu tidak bisa diakses oleh pengguna lain, baik itu folder ataupun file.

Cara untuk melakukan enkripsi adalah sbb :

1. Buka Windows Explorer dan cari folder atau file yang akan dienkripsi.

2. Klik kanan pada file atau folder, dan pilih Properties.

3. Kemudian cari tab Advance dan klik.

4. Kamu akan dihadapkan pada jendela Advanced Attributes. Pada Compress or Encrypt attributes, centangi opsi Encrypt contents to secure data, dan klik OK. 

encrypt 1 

5. Ketika di klik Apply, maka selanjutnya akan muncul jendela lagi, yaitu Confirm Attribute Changes. Ada pilihan untuk mengenkripsi Folder saja, atau enkripsi folder, sub folder, dan semua file yang ada di dalamnya.

Dan jika sudah ditentukan, klik saja OK.

encrypt 2

Folder atau File yang terenkripsi ditandai dengan warna hijau pada namanya.

encrypt 3

Untuk menghilangkan attribut enkripsi, langkahnya seperti di atas. Hanya saja kita hapus centang yang ada pada opsi Encrypt contents to secure data.

Catatan : Jika kita memasukkan file ke dalam folder yang terenkripsi, maka file tersebut akan otomatis terenkripsi, dan sama halnya jika kita memindahkan file dari dalam folder terenkripsi maka file tersebut akan tetap terenkripsi dengan catatan enkripsinya adalah Folder, subfolders, dan files.

Sekian trik simpel dari saya, semoga bermanfaat.

Jangan lupa berkomentar yah !!!

Sabtu, 29 Oktober 2011

Trik Menyembunyikan File Dengan Bantuan Command Prompt dan WinRAR

 

Setiap pengguna komputer pastinya mempunyai file-file yang sifatnya personal dan rahasia. Jangan sampai orang lain tahu tentang dokumen tersebut, seperti  kumpulan password-password berbagai akun, atau konten-konten yang sifatnya rahasia lainnya.

Sebenarnya, telah banyak dibahas tentang cara untuk menyembunyikan file-file komputer. Dari yang menyembunyikan dengan bantuan software, ataupun dengan pemberian atribut hidden, atau superhidden dengan bantuan command Prompt.

Untuk kasus menggunakan command prompt, maka sepertinya cara itu masih terlalu mudah untuk ditelanjangi. Kalau kompie disetting untuk “Don’t show hidden files, Folders, and Drives”, memang tidak akan bisa terlihat file tersebut.

Tapi dengan beberapa langkah mudah, file yang disembunyikan akan langsung terlihat. Tak usah saya tuliskan langkahnya karena saya yakin kamu semua sudah tau caranya.

Nah, sekarang kita akan coba menyembunyikan file yang sedikit berbeda dengan … Untuk melakukannya, kamu harus persiapkan sebuah software compression file bernama WinRAR. Kalau belum punya, ya musti download dulu di sini.

Cara yang akan kita lakukan ini adalah dengan memasukkan satu file(yang disembunyikan), ke dalam file lain. Ok guys, let’s start our job now !!!

1. Persiapkan dua buah file, dan simpan dalam satu direktory/satu folder penyimpanan. Pada contoh kali ini saya akan menyembunyikan satu file bernama “passwords.txt” ke dalam file “ANGEL.JPG” . Dan direktory penyimpanannya adalah E:\security

Hide file via CMD and WinRAR

2. selanjutnya, masuk ke folder yang filenya akan disembunyikan. Kompres dengan WinRAR,file yang akan disembunyikan (passwords pada tutorial ini) yaitu dengan klik kanan file tersebut kemudian klik Add to archive…

Pada Archive Format pilih RAR, dan klik OK. maka terbentuklan satu file lagi bernama passwords.rar.

Hide file via CMD and WinRAR 1

3. Sekarang kita buka Command Prompt. Bisa dengan klik Windows+R (run), ketikkan CMD lalu enter.

Ketikkan letak dari direktorinya, untuk milik saya yaitu

E: (lalu tekan Enter)

CD SECURITY (tekan enter)

lalu ketik COPY /B ANGEL.JPG + PASSWORDS.RAR ANGEL2.JPG

Urutannya seperti terlihat berikut ini :

Hide file via CMD and WinRAR 2

kalau sudah ada pesan

ANGEL.jpg

passwords.rar

1 file(s) copied

berarti sudah berhasil diproses. Dan file-file selain ANGEL2.JPG dapat dihapus.

Selanjutnya, untuk membukanya, maka carannya adalah :

- Buka WinRAR

- klik open archive…

- open file yang menjadi tempat persembunyian tadi. dalam hal ini filenya bernama ANGEL2.JPG.

-maka disana akan terlihat file bernama “Password.txt”. Dan tinggal kamu extract untuk melihatnya.

Hide file via CMD and WinRAR 3

Okey, sekian tips dari saya. Jangan lupa kasih komentar yah !!!

Sumber : Tabloid PCplus edisi 293 www.tabloidpcplus.com

Jumat, 30 September 2011

USB Defender, Si Penghalau Virus Autorun

 

Sudah menjadi rahasia umum jika saat ini penyebaran virus lewat USB Flashdisk menempati jajaran tertinggi. USB sangatlah rawan dijadikan transit virus untuk disebarkan dari komputer satu ke yang lainnya. Lewat sebuah jalan yang bernama “autorun.inf”, virus akan secara otomatis masuk ke dalam komputer dari sebatang USB Flashdisk yang saat itu dicolokkan.

Nah, kali ini saya akan membagikan sedikit tips bagi kamu, agar ketika sebuah Flashdisk kamu colokkan di komputer kesayanganmu, tak ada rasa cemas lagi, “ Wah, jangan-jangan Flashdisk ini berisi ribuan virus yang siap menghancurkan sistem komputer gue ?/@##????”, caranya adalah dengan menggunakan satu software yang bernama USB Defender.

Memang, virus itu bagaikan hantu yang bakal bikin bulu kuduk berdiri semua, apalagi jika sudah berhubungan dengan file-file yang sifatnya sangat penting. Wah, bakalan jadi seperti musuh besar dalam menghadapinya.

Ok, langsung saja kita mulai penggunaan USB Defendernya.

- Pertama pastinya kita harus download dulu softwarenya. Silakan googling sendiri saja. Atau kunjungi softpedia.com dan cari di situs tersebut (kemarin saya carinya juga di Softpedia).Atau bisa juga lewat sini

- Setelah didownload maka kamu akan mendapati file ZIP yang ukurannya sekitar 400 kb. Boleh diekstrak, ataupun langsung open dengan winRAR dan double klik filenya yang bernama usbdefender.exe. Tidak akan ada proses installasi karena software ini portable sifatnya.

usb defender

- Jika Flashdisk kamu sudah tercolok, maka secara otomatis akan tampil dan dipilih oleh USB Defender.

- Selanjutnya tinggal klik Protect (Reptotect). Maka flashdisk kamu telah diproteksi oleh USB Defender.

Untuk menaikkan tingkatan proteksinya, maka kamu centangi saja pada opsi “Pro method”, asalkan kamu saat itu posisinya adalah seorang administrator. Kemudian klik lagi “Reprotect”.

Sebelum   kamu centangi pro method, di sana akan tertulis Protected: 4/5, tapi setelah dipilih centangnya maka akan tertulis “protected: 5/5”. Artinya kamu telah memasang 5 tingkatan proteksi (proteksi maksimal) untuk USB kamu.

Selanjutnya, secara biasa tidak akan ada perubahan pada tampilan flashdisk kamu. Tapi coba lakukan langkah berikut pada windows explore, klik Tools >> Folder Options. dan pada tab View, hilangkan centang pada opsi hide protected operating system files (recommended), dan klik Apply. maka akan terdapat sebuah file bernama AUTORUN.INF, dan itulah hasilnya.

autorun

Sepintas memang seperti tak ada manfaatnya file tersebut. Tapi di dunia pertarungan antar script di dalam Flashdisk sana, folder tersebut akan sangat membantu kamu.

Dan file tsb sangat aman dari gangguan orang lain karena tak ada yang mampu membukanya, apalagi menghapusnya. Ketika file tsb diklik double maka akan muncul peringatan seperti tampak pada gambar di bawah ini.

autorun denied

Satu catatan bagi kamu, sebenarnya dengan cara ini flashdisk kamu tetap bisa dimasuki virus. Hanya saja virus tersebut tidak bisa secara langsung masuk ke dalam kompie yang dicoloki.

Sekian dulu tips dari saya. Semoga bermanfaat !!!

Minggu, 04 September 2011

Integrasi antivirus dengan download manager

 

Komputer yang kamu punya itu ternyata tak selamanya aman dari gangguan, utamanya yang saat ini sangat marak adalah virus, malware, ataupun trojan. Kesemuanya itu selain menggunakan media USB flashdisk dan sebangsanya untuk menyebarkan diri, juga menggunakan media pengiriman data di internet. Sekarang malah mungkin resiko itu begitu terasa seiring dengan mudahnya akses internet, dan tingginya kebutuhan masyarakat akan dunia internet. Lewat proses download data dari internet yang tak kita sadari ternyata telah disusupi oleh malware.

Lebih-lebih bagi para internet surfer yang suka mendownload software dan aplikasi komputer. Pastinya lebih rentan kompie mereka untuk digasak oleh malware jika tak dilengkapi dengan antivirus yang mumpuni dan sering diupdate.

Saat ini semua download mania pastinya sudah tak asing lagi dengan yang namanya download manager. Mungkin malah sudah menjadi kewajiban mereka untuk menginstal download manager di kompie. Entah apa mereknya, yang pasti fungsinya untuk mempercepat proses download.

Nah, untuk mengurangi resiko malware masuk ke kompie, maka hampir setiap pembuat download manager menyiapkan fitur integrasi dengan antivirus. Manfaatnya agar antivirus secara otomatis melakukan scanning terhadap file hasil download sebelum tersimpan di harddisk.

Ingin tahu caranya? Nih sekedar sharing saja pengalamanku. Tutorial ini aku coba di Internet Download Manager.

- Pertama buka IDM, kemudian klik tab downloads >> Options. atau bisa langsung klik tab option bergambar gear.

- Selanjutnya ketika telah masuk di jendela options, klik tab downloads. Lihat di bagian bawah ada virus scanner program. Lalu klik browse untuk mencari file .exe dari antivirus yang aktif di kompie kamu. biasanya ada di disk C:\program files\(nama prog. antivirus). Misalnya untuk integrasi dengan smadav, maka cari file SM?RTP.exe, lalu klik oke.

IDM integration AV

 

  Misalkan lagi jika kamu menggunakan orbit downloader sebagai download manager, maka caranya hampir sama :

1. Buka orbit downloader, kemudian klik tab Tools >> Antivirus Protection Setup… atau bisa juga langsung klik pada pilihan Preference, yang bericon obeng dan kunci pas.

2. Selanjutnya kamu akan masuk ke jendela “Preference”. Klik “anti-Virus” di sebelah kiri layar, dan centang pada pilihan use virus scanner to scan the downloaded files.

3. Selanjutnya tinggal cari file .exe antivirus di kompie kamu. Caranya sama dengan pada IDM tadi. Dan terakhir klik OK.

orbit integrate AV 

Begitulah cara sederhana sekedar untuk mencegah kompie kamu terserang virus. Tapi jangan senang dulu, masih banyak lubang di kompie kamu yang harus ditutupi agar tidak bisa dimasuki oleh virus.

Sekian, tips ringan ini semoga ada manfaatnya.

Rabu, 01 Juni 2011

Tips Mengamankan/Merahasiakan Dokumen Dengan WinRAR

Sobat semua pasti sudah tau kan manfaat dari WinRAR, winZIP, atau 7zip mungkin. Software-software tersebut adalah software untuk melakukan kompressi pada file-file digital, agar kapasitasnya menjadi sedikit kecil. Bisa juga digunakan untuk menyimpan dan mengatur file agar mempunyai kesan tertata rapi.

Tapi selain manfaat-manfaat yang ada diatas, ternyata aplikasi kompressi data tersebut bisa digunakan untuk mengamankan data agar tidak bisa dilihat oleh orang lain. Caranya adalah dengan mempassword dokumen winrar tersebut. Tapi tips ini aku khususkan untuk software WinRAR lho. Untuk software kompress data yang lain aku kurang tahu.

Mengamankan dokumen dalam hal ini yang berhubungan dengan dunia digital, dirasa sangat perlu jika sifatnya rahasia, atau pribadi, dan tak ingin diketahui isinya oleh orang lain. Nah berikut ini adalah langkah-langkahnya :

1. Pertama-tama, cari dulu data yang mau dikompress/dirahasiakan. jika dokumen tersebut terdiri dari banyak file, maka kumpulkan dalam satu folder terlebih dahulu. Lalu klik kanan pada file/ folder tersebut, dan pilih “Add to Archive”.

2. Setelah itu akan muncul kotak dialog dengan nama “Archive and Parameters”. Pilih tab Advance dan klik set password… di sebelah kanan kotak dialog.

archive n parameters

3.  Setelah diklik set password…  maka akan muncul kotak untuk pengisian password. Silakan isi password sesuai keinginan kamu, dan tulis kembali passwordnya pada “Reenter password for Verification”

archive password

Pesan saya, gunakan password yang mudah kamu ingat, karena jika kamu lupa passwordnya, maka file tak akan bisa dibuka.

4. selanjutnya tinggal klik OK, dan proses kompressi file akan berlangsung. Tunggu saja hingga selesai !!!

creating archive

Suatu waktu ketika kamu ingin membukanya, kamu mempunyai banyak pilihan. yaitu membuka file WinRAR tersebut atau hanya melihat salah satu file saja, yaitu dengan klik kanan >> open atau di-double klik. Maka akan terlihat file-file yang telah kamu kompress dengan password tadi, tapi untuk membukanya akan tetap meminta password yang telah kamu buat tadi.

open  archive

Atau cara yang kedua, bisa juga membuka file dengan jalan mengekstraknya. Yaitu dengan cara klik kanan >> extract files… maka dokumen tersebut akan meminta password yang telah disetting tadi.

extract archive

Sekian tips dariku, selamat mencoba. Dan semoga bermanfaat…!!!