Sugeng Rawuh !!!

Mari kita manfaatkan dunia teknologi dan internet untuk mempermudah kehidupan sehari-hari.
Tampilkan postingan dengan label Trik Windows. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Trik Windows. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Juli 2012

Tips Menghapus Virus Komputer Manual

 

Kita kadang akan sangat jengkel ketika mengetahui kalau komputer kita terjangkiti oleh virus. Karena apa ? Virus seringkali menimbulkan buntut masalah yang aneh-aneh, yang mungkin bisa saja merugikan sistem komputer kita. Dari gangguan yang sepele seperti terdapatnya file-file yang aneh dan tak kita harapkan penampakannya di hard disk kita. Ataupun yang agak nakal, dan berakibat sistem komputer agak terbebani. Hingga yang paling membuat dongkol, seperti mengobrak-abrik seluruh aplikasi komputer.

Nah, jika kamu lagi mempunyai masalah seperti di atas, tak ada salahnya kita mencoba trik berikut ini. Trik ini sering saya praktekkan, dalam keadaan kepepet. Artinya, antivirus ada tapi gak cuma bisa mendeteksi tanpa bisa menghapus. Meski hanya sekedar coba-coba, tapi trik ini kadang kala berhasil kok. Ok, try this at home !!!

- Pertama, scan komputer dengan Antivirus yang bisa menunjukkan path virus di registry, hingga kita dapat mengetahui lokasi di registry yang terinfeksi virus. Sukur-sukur malah dapat terhapus, gak usah repot baca trik ini sampai akhir. Hehehehehe…

Perjuangan Berlanjut

- Kedua, buka msconfig.exe dan lihat pada startup. Biasanya virus akan meninggalkan command pada startup, agar ketika kompie dihidupkan virus juga otomatis dibangkitkan dari kuburnya.

Coba dilihat dengan detail, apakah ada Startup Item yang terasa ganjil. Jika ada, coba dihapus centangnya dan klik apply. Tapi sepertinya cara tersebut tak akan berhasil, karena dengan mengklik F5 (refresh page), maka file tersebut ternyata tercentang kembali. Hal ini dikarenakan file tersebut hanyalah budak dari File Induk virus yang kita tidak tahu dimana lokasinya.

Tapi ya sudahlah, tidak apa-apa. Yang penting kita akan mendapatkan lokasi file virusnya. Info tentang keberadaanya dapat dilihat di kolom “Command”. Di contoh ini, dapat diketahui jika file virusnya bernama “ziolaa” dan tersembunyi di C:\Users\compaq\ziolaa.exe. Dan lokasi di registry selalu HKCU\SOFTWARE\MICROSOFT\WINDOWS\CurrentVersion\Run.

msconfig

- Ketiga, buka registry Editor (regedit.exe), untuk melihat kebenaran dari lokasi path virus tsb. Kita juga takkan bisa banyak bicara disini, karena meski kita bersikeras untuk men-delete string value tsb, ketika halaman kita refresh akan kembali lagi seperti semula. Sekali lagi, String tersebut hanyalah budak File Induk Virus.

registry editor

 

- Keempat, Kita cek kebenaran file virusnya. Dalam kasus ini, letak file virusnya adalah seperti yang tertera di Command, yaitu di C:\Users\compaq\ziolaa.exe.

Lihat di TKP apa benar. Tapi sebelumnya kita harus menyetting agar seluruh file dapat terlihat, karena biasanya file virus sifatnya “super Hidden”.

Jadi, di windows explore klik Organize >> Folder and Search options.

Lalu pada view >> Hapus centang pada “Hide protected operating system files (Recommended).

ziolaa

Nah, dengan begitu, semoga file virusnya dapat terlihat. Akan sangat membingungkan jika nama file virusnya ternyata mirip dengan file-file windows kita. Resikonya justru kita ternyata menghapus file system kita sendiri. So, mesti teliti.

Ok, sepertinya proses eksplorasi kita sudah cukup. Sekarang saatnya kita masuk ke Windows Safe Mode. Dengan masuk ke windows safe mode ini, maka hanya file yang kita eksekusi saja yang akan berjalan. Aplikasi yang lain tidak akan berjalan, atau ditidurkan.

Hal ini sangat bermanfaat bagi hajat yang sedang kita lakukan ini, karena ketika salah satu file virus kita hapus, maka file lain yang akan secara otomatis membuat kembali virusnya, ia sedang dalam posisi tidak aktif. Meski cara ini tidak selalu berhasil, tapi begitulah kita dapat memanfaatkan windows Save Mode yang ada.

Perjuangan Berlanjut

Sekarang saatnya kita masuk Safe Mode. Caranya adalah kita restart kompie, dan sebelum layar menunjukkan “starting Windows”, atau ketika pada pojok kira layar hitam terdapat tanda strip berkedip-kedip, kita ketik F8.

Selanjutnya kita akan mendapati banyak pilihan. Pilih saja “Windows Safe Mode”.

Ketika sudah masuk windows, maka selanjutnya adalah tugas kita melancarkan serangan pamungkas untuk menghapus file-file yang telah teridentifikasi tadi. Ingat juga untuk selalu menyetting windows agar menampilkan semua file-filenya, termasuk file systemnya.

Pertama langsung menuju msconfig.exe. Dan hapus centangnya >> apply.

Kedua, menuju regedit.exe. Hapus String virusnya.

Ketiga, hapus file Induk virus yang ada di hard disk.

Logikanya adalah kita telah memecah belah mereka sehingga antara 1 file dengan file yang lain tidak bisa saling membantu.

Setelah selesai, saatnya kita keluar dari Windows Safe mode dan kembali ke Windows Normal. Cek apakah virus masih ada, sambil berharap-harap cemas. Alhamdulillah… ternyata sudah berhasil hilang.

Selamat mencoba ! Semoga tidak semakin bingung !!!

Rabu, 25 Januari 2012

Trik Simpel Tapi Jitu Untuk Mengatasi Flashdisk yang Write protected

 

 

Hay Sobat !!! Pernahkah mengalami kasus Flashsdisk yang tiba-tiba saja tidak bisa digunakan untuk menyimpan data ??? Tidak bisa diformat ??? Atau kamu tidak bisa menghapus data-data yang telah tersimpan di Flasdisk kamu ??? Dan yang ada hanya sebuah pesan :

fix flashdisk 3

Yeah, itu berarti flashdisk kamu mengalami yang namanya “Write Protected”. Kalau pernah menemui masalah seperti itu, sebenarnya kamu tidak sendiri dalam merasakannya. Saya pun dibuat pusing karena masalah tersebut.

Di tangan saya ada 2 buah Flasdisk yang semuanya lagi terserang “Write Protected”. Dan yang membingungkan adalah penyebabnya yang tidak jelas (sulit didefinisikan). Yang satunya berawal ketika Flashdisk tersebut dipinjamkan ke dosen untuk meminta materi kuliah. Eh… tahu-tahu pulang sudah tidak waras USB Flashdisk tersebut. Trus yang satunya lagi adalah sebuah flashdisk Kingston 4GB yang masih baru. Awal dipakai adalah untuk meng-copy game di sebuah warnet. Tiba-tiba ditengah proses co-pas, ada gangguan yang tak jelas asalnya. Pangkalnya adalah serangan “Write Protected” yang sulit diatasi.

Segala macam cara sudah saya tempuh, dari sekedar tanya searching-searching di Google, hingga tanya kepada setiap teman saya yang agak melek terhadap IT. Dari yang mengobrak-abrik registry sampai yang memakai software untuk memformat Disk secara Low Level. Kesemuanya itu hasilnya nihil.

Singkat cerita, suatu saat saya mendapat sebuah trik yang berasal dari YouTube. Kalau dilihat-lihat trik ini kayaknya kurang meyakinkan. Tapi tak apa-apalah, sekedar iseng-iseng saya coba trik tersebut. Dan hasilnya diluar dugaan. Bisa buat bibir saya tersenyum lebar. Mau tahu triknya ??? Nih dia, kurang lebih seperti ini :

- Pertama-tama tancapkan saja flasdisk yang “Write Protected”milik kamu.

- Selanjutnya buka lewat Windows Explorer.

- Jika semua data yang ada di Flasdisk kamu memang benar-benar sudah tidak berguna, maka langsung saja tekan CTRL + A (pilih semua file yang ada di flashdisk kamu), dan seret (drag) ke “Recycle Bin”.

drag flashdisk write protected 

- Selanjutnya jika ada pesan untuk men-delete permanen :

flashdisk write protected

Maka klik saja YES. Saya jamin, file-file tersebut insyaallah 99,99% bisa dihapus.

- Selanjutnya kita cek untuk memformat USB Flashdisk tsb. Klik kanan >> Format >> Pilih saja Quick Format.

Dan hasilnya :

format complete

Demikian sedikit sharing trik dari saya. Pada intinya yang harus kamu lakukan hanyalah menyeret file-file yang akan dihapus, ke Recycle Bin.

Semoga bermanfaat…!!!

Jangan lupa Comment yah !!!!!

Kamis, 05 Januari 2012

Trik Membuka File berekstensi .SHS (Scrap.SHS)

 

scrap

Beberapa waktu yang lalu teman saya mencari beberapa artikel di internet untuk bahan tugas kuliahnya. Dan seperti kebiasaan diriku, ia juga memanfaatkan jasa Warnet untuk mencari data di internet. Karena keterbatasan waktu, maka ia harus cepat-cepat dalam mengerjakannya, baik itu dalam copy-paste, Edit-mengedit, dsb.

Dan entah bagaimana awalnya, ketika ia pulang dari warnet dan mau memperlihatkan hasil “buruan-nya” kepadaku, ternyata yang didapat malah beberapa file dengan ekstensi aneh yang baru pertama kali aku melihatnya. “SCRAP.SHS” itulah wujudnya. Temanku bilang kemarin file itu tetap bisa dibuka di MS word 2007 sekalipun formatnya *.SHS. Tapi sayang seribu kali sayang, aku pakai Openoffice.org, jadi untuk membukanya harus sedikit memutar otak.

Karena penasaran, maka aku coba searching di mbah Google, dan hasilnya ada beberapa cara untuk bisa membuka file tersebut.

Cara pertama, dan ini yang sudah saya praktekkan :

1. Buka Wordpad (Start >> All Program >>Accessories >> Wordpad).

2. Kemudian Open file berekstensi .SHS-nya di Wordpad tsb. Maka akan terlihatlah isi dari file tersebut yang sebenarnya.

3. Selanjutnya tinggal di-save saja file tersebut dengan format *.RTF, atau *.doc.

Tapi untuk kasus teman saya tersebut, tetap saja isi file tersebut berantakan dijejali oleh kode-kode yang aneh, spt tampak pada gambar :

scrap in wordpad

Mungkin hal ini dikarenakan saking sembrononya teman saya dalam melakukan copas. Atau bisa juga ia melakukan copy-paste semua content yang ada dalam suatu halaman website, sehingga kode-kode html, xml, maupun css-nya pada ikutan membonceng. Sama saja kan, File-nya sudah bisa dilihat, tapi kamu bakalan muntah-muntah deh kalau harus mengedit (menghapus) kode-kodenya.

Ada juga cara kedua yang saya dapat dari http://www.ehow.com/how_6012619_open-shs-file-extension.html :

Trik ini untuk para pengguna Microsoft Office :

1. Pertama, buka MS Word, atau MS Excel. Buka dokumen baru.

2. Klik satu kali pada file .SHS-nya hingga tersorot.

3. Seret (drag) file tsb ke dalam New dokumen tadi, dan letakkan (drop).

4. Selanjutnya tinggal di- save as saja ke format yang kamu mau.

Catatan :

- file .SHS biasanya berekstensi hidden (disembunyikan)

- Hati-hati ketika membuka file SHS tsb, karena mudah diboncengi file virus.

Semoga bermanfaat !!!

Senin, 02 Januari 2012

Trik Membuka Situs Facebook yang Diblokir Admin (Hotspot/LAN)

 

Beberapa waktu yang lalu, teman saya sempat mengeluhkan jika pada hari-hari tertentu, admin hotspot di kampus melakukan penyaringan terhadap situs-situs tertentu. Terutama paling sering adalah hari jumat dan sabtu. Yang selanjutnya menjadi bahan pemikiran adalah, yang diblokir tersebut merupakan situs jejaring sosial yang paling ia gemari '”FACEBOOK.COM”.

Nah, demi membantu kepentingan orang lain, dalam hal ini teman dekat, akhirnya saya share sebuah trik yang sudah sering saya praktekkan di hotspot yang sama, yaitu di kampus. Dan hasilnya sering berhasil menembus blok tersebut.

situs diblok

Cara ini tidak menggunakan software atau aplikasi apapun. Cukup berbekal “COMMAND PROMPT” kita akan bereksplorasi. Chek this one out. Guyzz….!

- Pertama kita buka dulu COMMAND PROMPT-nya. Seperti biasa : Windows+Run >> ketik CMD.EXE.  Kalau di win 7 tinggal klik start lalu ketikkan CMD pada search >> dan Enter.

- Setelah masuk CMD, ketikkan perintah TRACERT(spasi)WWW.FACEBOOK.COM. Kemudian tekan Enter.

tracert CMD

- Selanjutnya ditunggu hingga ada komando “trace complete”.

CMD hacking

- Sekarang lihat pada IP terakhir yang terdeteksi. Kamu bisa langsung ketikkan alamat IP tersebut pada Address Bar Mozilla Firefox, atau browser yang lainnya.

- Atau bisa juga dengan klik kanan pada CMD kemudian klik mark. Selanjutnya blok alamat IP yang terdeteksi terakhir tadi, dan klik CTRL+C (copy). Kemudian paste-kan pada Address Bar Browser kamu.

Cukup simpel dan mudah dipahami kan,???

Okey, semoga bermanfaat guys !!!

Tips++


Senin, 31 Oktober 2011

Trik Mengamankan Folder, File dari User Lain Dengan Enkripsi Data

 

Komputer yang kita pakai terkadang tidak hanya digunakan oleh kita seorang, melainkan digunakan secara “berjamaah”, atau dapat dikatakan multi user. Sedangkan data di dalam harddisk tidak selamanya boleh dikorek-korek oleh publik (user lain). Karena kita juga butuh privasi kan ??? So, bagaimana cara termudah dan tersimpel mengamankan data kita dari jamahan orang lain ?

Sejak Windows Vista dirilis, para pengguna komputer lebih terjaga privasinya karena dilengkapi dengan fitur Enkripsi data. Dan fitur tersebut dilanjutkan terus sampai sekarang yaitu Windows 7. Nah, File yang telah dienkripsi itu tidak bisa diakses oleh pengguna lain, baik itu folder ataupun file.

Cara untuk melakukan enkripsi adalah sbb :

1. Buka Windows Explorer dan cari folder atau file yang akan dienkripsi.

2. Klik kanan pada file atau folder, dan pilih Properties.

3. Kemudian cari tab Advance dan klik.

4. Kamu akan dihadapkan pada jendela Advanced Attributes. Pada Compress or Encrypt attributes, centangi opsi Encrypt contents to secure data, dan klik OK. 

encrypt 1 

5. Ketika di klik Apply, maka selanjutnya akan muncul jendela lagi, yaitu Confirm Attribute Changes. Ada pilihan untuk mengenkripsi Folder saja, atau enkripsi folder, sub folder, dan semua file yang ada di dalamnya.

Dan jika sudah ditentukan, klik saja OK.

encrypt 2

Folder atau File yang terenkripsi ditandai dengan warna hijau pada namanya.

encrypt 3

Untuk menghilangkan attribut enkripsi, langkahnya seperti di atas. Hanya saja kita hapus centang yang ada pada opsi Encrypt contents to secure data.

Catatan : Jika kita memasukkan file ke dalam folder yang terenkripsi, maka file tersebut akan otomatis terenkripsi, dan sama halnya jika kita memindahkan file dari dalam folder terenkripsi maka file tersebut akan tetap terenkripsi dengan catatan enkripsinya adalah Folder, subfolders, dan files.

Sekian trik simpel dari saya, semoga bermanfaat.

Jangan lupa berkomentar yah !!!

Sabtu, 29 Oktober 2011

Trik Menyembunyikan File Dengan Bantuan Command Prompt dan WinRAR

 

Setiap pengguna komputer pastinya mempunyai file-file yang sifatnya personal dan rahasia. Jangan sampai orang lain tahu tentang dokumen tersebut, seperti  kumpulan password-password berbagai akun, atau konten-konten yang sifatnya rahasia lainnya.

Sebenarnya, telah banyak dibahas tentang cara untuk menyembunyikan file-file komputer. Dari yang menyembunyikan dengan bantuan software, ataupun dengan pemberian atribut hidden, atau superhidden dengan bantuan command Prompt.

Untuk kasus menggunakan command prompt, maka sepertinya cara itu masih terlalu mudah untuk ditelanjangi. Kalau kompie disetting untuk “Don’t show hidden files, Folders, and Drives”, memang tidak akan bisa terlihat file tersebut.

Tapi dengan beberapa langkah mudah, file yang disembunyikan akan langsung terlihat. Tak usah saya tuliskan langkahnya karena saya yakin kamu semua sudah tau caranya.

Nah, sekarang kita akan coba menyembunyikan file yang sedikit berbeda dengan … Untuk melakukannya, kamu harus persiapkan sebuah software compression file bernama WinRAR. Kalau belum punya, ya musti download dulu di sini.

Cara yang akan kita lakukan ini adalah dengan memasukkan satu file(yang disembunyikan), ke dalam file lain. Ok guys, let’s start our job now !!!

1. Persiapkan dua buah file, dan simpan dalam satu direktory/satu folder penyimpanan. Pada contoh kali ini saya akan menyembunyikan satu file bernama “passwords.txt” ke dalam file “ANGEL.JPG” . Dan direktory penyimpanannya adalah E:\security

Hide file via CMD and WinRAR

2. selanjutnya, masuk ke folder yang filenya akan disembunyikan. Kompres dengan WinRAR,file yang akan disembunyikan (passwords pada tutorial ini) yaitu dengan klik kanan file tersebut kemudian klik Add to archive…

Pada Archive Format pilih RAR, dan klik OK. maka terbentuklan satu file lagi bernama passwords.rar.

Hide file via CMD and WinRAR 1

3. Sekarang kita buka Command Prompt. Bisa dengan klik Windows+R (run), ketikkan CMD lalu enter.

Ketikkan letak dari direktorinya, untuk milik saya yaitu

E: (lalu tekan Enter)

CD SECURITY (tekan enter)

lalu ketik COPY /B ANGEL.JPG + PASSWORDS.RAR ANGEL2.JPG

Urutannya seperti terlihat berikut ini :

Hide file via CMD and WinRAR 2

kalau sudah ada pesan

ANGEL.jpg

passwords.rar

1 file(s) copied

berarti sudah berhasil diproses. Dan file-file selain ANGEL2.JPG dapat dihapus.

Selanjutnya, untuk membukanya, maka carannya adalah :

- Buka WinRAR

- klik open archive…

- open file yang menjadi tempat persembunyian tadi. dalam hal ini filenya bernama ANGEL2.JPG.

-maka disana akan terlihat file bernama “Password.txt”. Dan tinggal kamu extract untuk melihatnya.

Hide file via CMD and WinRAR 3

Okey, sekian tips dari saya. Jangan lupa kasih komentar yah !!!

Sumber : Tabloid PCplus edisi 293 www.tabloidpcplus.com

Senin, 10 Oktober 2011

Beragam Software Untuk Screen Capture (Mengeprint Layar)

Kamu ingin membuat tutorial tentang komputer, software, & aplikasi, tapi masih bingung cara menangkap gambar yang ada di layar (meng-capture Screen) ?

Sejak windows terinstal di kompie kamu, sebenarnya sudah ada yang namanya fitur print Screen. Yaitu meng-Capture layar kompie secara keseluruhan. Caranya adalah dengan klik Fn + Print Screen (prt sc). Tapi sebelumnya tentukan dulu layar windows yang akan di-Capture. Setelah itu buka Images Editor seperti Paint atau software lainnya. Dalam tutorial ini saya menggunakan “Paint” , bawaan dari windows.

Dan setelah dibuka, paste-kan disana (Ctrl + V). contoh hasilnya adalah seperti gambar berikut ini :

Capture with print screen

Tapi yah begitulah, harus keseluruhan dari layar komputer. Jadi agak repot, karena harus mengedit kembali.

Cara yang kedua lebih variatif fiturnya, yaitu dengan software yang sangat kecil dan ringan. Namanya adalah “Snipping Tool”. Software ini adalah favorit saya, karena sangat simpel, dan tidak banyak terdapat perintah, didalam penggunaannya.

Capture_2

Tampilannya juga terlihat simpel. Tinggal klik New, kemudian akan ada pilihan disana.

- Free Form Snip  = Untuk mengeprint layar dengan bentuk yang tidak tentu,   tergantung kamu menjalankan pointer mouse.

- Rectangular snip = Print layar dengan menentukan area yang akan diprint nantinya berbentuk kotak. Klik Pointer kemudian di-drag sampai daerah yang kamu inginkan.

- Windows Snip   = Print layar pada salah satu jendela windows.

-  Full Screen Snip = Print selayar penuh. Hampir sama dengan cara yang pertama.

Contoh tampilan dari Snipping Tool :

snipping Tool

Software lain yang bisa digunakan adalah ACDSee. Software ini saya katakan sangat lengkap fiturnya karena dari segi kapasitasnya memang agak besar, yaitu sekitar 12 MB. Sebenarnya, software ini fungsinya untuk menampilkan gambar, tapi di dalamnya ada fitur yang namanya Screen Capture. Banyak sekali pilihan yang ditawarkan disana. kamu bisa meng-capture area tertentu layar, meng-capture jendela windows, bahkan bisa juga mengcapture area-area kecil seperti toolbar, tombol, dll. Bahkan yang menjadi keunggulannya adalah ada waktu selang meng-capturenya yang bisa diatur.

Perhatikan langkah–langkah berikut ini :

1. Buka aplikasi ACDSee, mau versi berapapun sama saja. Kalau ada perbedaan, tidak akan jauh beda dengan tutorial ini. Tapi khusus untuk tutorial ini saya menggunakan ACDSee versi 8.

2. untuk mengaktifkan fitur Screen Capture, klik Tools >> Screen Capture… Maka kamu akan dihadapkan pada jendela seperti berikut ini :

ACDSee screen capture

3. Selanjutnya pilih pada tab Screen. Pilihannya ada bermacam-macam :

- Desktop  = Untuk Full Screen

- Window  = Entire window untuk satu jendela window beserta toolbar, menu, dll.

                   Content only untuk konten window yang sedang dibuka.

- Region   = Untuk daerah tertentu yang kamu tentukan dulu letaknya, atau ukurannya.

- Object   = Untuk objek tertentu seperti toolbar, taskbar, menu, dsb.

4. Kemudian tentukan timer yang akan dipilih berapa detik, atau bisa juga langsung pakai hotkey. Terserah mau pakai tombol keyboard yang mana. Seandainya kamu tulis M, maka ACDSee akan meng-capture nantinya saat kamu klik tombol M.

5. Jika sudah, langkah selanjutnya klik Start.Dan klik bagian yang kamu pilih.

Sekian dulu trik dari saya. Jika kurang puas dengan software-software yang ada diatas, kamu bisa searching sendiri di internet tentang aplikasi lain yang lebih mumpuni dan pas buat kamu. Ini hanya sekedar referensi saja dari saya.

Download artikel diatas di sini

Semoga bermanfaat !!!

Jumat, 02 September 2011

Trik Memberikan Pesan di Log On Screen

PC atau Komputer yang dipakai oleh beberapa orang, atau beberapa akun, akan membuat kerentanan dalam hal keamanannya. Setiap orang pasti mempunyai sifat yang beda-beda. Nah, adakalanya orang tersebut ingin menampakkan sisi kejahilannya, dalam hal ini yang berkaitan dengan komputer dan segala keamanan sistemnya.

Jika kamu adalah seorang pemilik komputer tersebut, atau bisa dikatakan seorang administratornya, maka kamu bisa menambah sedikit peringatan kepada setiap pengguna komputer. Letaknya adalah saat pengguna kompie memasuki Log On Screen.

Trik ringan yang satu ini dimaksudkan untuk memberikan efek psikologis, dan akhirnya setiap pengguna akan lebih berhati-hati dan tidak serampangan dalam menggunakan PC. Tapi sebenarnya bisa juga digunakan untuk memberikan peringatan tentang apa saja. Mau ditulisi kata-kata romantis (jika kamu emang sok romantis), atau mau ditulisi kata-kata humor sebagai wujud ekspresi kekocakan dirimu ? Itu juga bisa. Tergantung kebutuhan masing-masing.

Langsung saja, ini dia tutorialnya. Untuk prakteknya ini dilakukan di windows 7, tapi untuk versi yang lain mungkin tak jauh beda.

1. Pertama kita harus masuk ke Local security policy.

klik Start, kemudian ketik Secpol.msc, dan klik enter.

2. Ketika layar Local Security Policy sudah muncul, klik Local Policies dan pilih “Security Options”.

3. Selanjutnya kita turun, dan cari pilihan yang bernama

“Interactive logon:  Message title for users attempting to log on”.

Klik kanan dan pilih properties.

Selanjutnya pada tab “Local Security Setting”, kamu ketikkan judul yang ingin dimunculkan pada pesan nantinya. Dan klik OK.

4. Untuk menuliskan kata-katanya, maka cari

“Interactive logon: Message text for users attempting to log on”.

kembali klik kanan>>properties.

pesan log on

selanjutnya tinggal ketik deh, kata-kata yang pesan darimu. Terakhir klik OK. Dan tutup jendela Local Security Policy.

Sekian & Terimakasih. Semoga bermanfaat !!!

Selasa, 05 Juli 2011

Trik Memasang Gambar Background Windows Explore di Win 7

Teman-teman yang menggunakan windows XP mungkin sudah hafal dengan aplikasi yang bernama Background Maker, si pembuat keren tampilan windows explore. Ia bisa menyulap latar belakang dari tampilan folder di win Explore, yang semula hanya standar warna putih saja, menjadi background yang indah dengan gambar sesui yang diinginkan.

Tetapi seiring dengan munculnya sistem operasi baru yaitu Windows 7, ternyata tidak setiap software keluaran lama yang bisa berjalan di OS ini. Itulah yang kadang menjadi salah satu alasan orang masih enggan bermigrasi ke windows 7.

Nah, salah satu aplikasi yang tidak kompatible di win 7 adalah background Maker ini. Duh…Jadi hilang deh niat untuk memperkeren background win explore-nya.

Eeiiits….jangan putus asa dulu !!! Rajin-rajinlah searching di internet. Tapi jika tak mau berpusing-pusing ria di search engine, nih.. aku kasih link yang relevan untukmu. Silakan download softwarenya di

Nama softwarenya adalah

Sangat mudah menggunakan software ini.

-Pertama, ekstrak di salah satu disk kompie kamu, file yang bernama W7FBC.rar. Setelah diekstak maka akan didapati folder dengan nama W7FBC. Jika kamu ingin pasang background di Flashdisk, maka folder tersebut harus diletakkan pula di Flash kamu.

-Selanjutnya, klik 2X file W7FBC.exe. Maka akan kamu dapati tampilan seperti berikut :

folder maker

-pada "folder Location” pilih untuk mencari folder mana yang akan dipasangi gambar.

-setelah itu, klik Change Background Image, dan cari file gambar yang hendak kamu gunakan untuk Background. Maka seketika itu Background akan berubah. Klik Apply to Subfolder jika ingin folder-folder di dalamnya juga mempunyai tampilan background yang sama.

-Jika ingin merubah warna Teks, maka klik pada Text Color dan pilih warna yang sesuai keinginanmu.

-Contoh hasilnya adalah seperti berikut !!!

background

 

Senin, 06 Juni 2011

Trik Menyembunyikan File dengan Perintah Command Prompt (CMD)

Umumnya jika kamu akan menyembunyikan file, maka biasanya kamu akan melakukan passwording pada file rahasia kamu. Atau bisa juga meminta bantuan software lain untuk mengunci file/folder kamu, agar orang lain tak ada yang bisa membukanya.

Tapi pernahkah terlintas di benakmu jika lewat Command Prompt bawaan windows, kamu bisa melakukan tricking untuk menyembunyikan file. Dan file tersebut sifatnya menjadi super hidden (system), sehingga tidak bisa terlihat sekalipun kamu telah mengaktifkan “ Show Hidden File”.

Langsung saja, begini triknya :

1. Buka Command prompt, bisa dengan klik Windows+R kemudian ketik CMD, dan klik OK.

cmd

2. Selanjutnya akan tampil jendela Command Prompt.

Lalu ketik path file yang akan disembunyikan. Misalnya begini, kali ini saya akan menyembunyikan file foto dengan nama “wanita.jpg” yang ada di local drive E, dan  berada didalam folder. Dengan nama foldernya adalah “secret chamber”. Maka pathnya yaitu E:/secret chamber/wanita.jpg

Pertama-tama ketikkan E: , maka selanjutnya akan muncul E:\>

command prompt 1

3. Kemudian ketikkan “cd secret chamber” (huruf besar dan kecil tidak dibedakan). Dan tekan enter.

command prompt 2

4. terakhir ketik “attrib +s +h wanita.jpg”, dan ENTER.

command prompt 3

Maka seketika itu file wanita.jpg tersebut telah hilang. Dan tidak akan terlihat sekalipun komputer telah diseting “show hidden files, folders, and drive”.

Jika akan menampilkan kembali file tersebut, maka langkah-langkahnya sama persis dengan cara di atas, hanya saja untuk bagian attibnya diganti “attrib –s –h wanita.jpg”.

Simpel kan…!!! Selamat bereksplorasi !!!

Tambahan tutorial dari Youtube